Tujuankita mengenali mereka agar kita bisa membentengi kelurga, teman dan orang-orang yang kita cintai tidak jatuh terjerumus dalam bahaya lingkaran Wahabisme. Di sini kami memperoleh daftar sebagian nama para ustadz wahhabi yang dilansir oleh mereka sendiri (dan jaringannya sudah menyebar ke seluruh Indonesia).
Berikut 65 daftar Ustadz yang sering dianggap Wahabi di Indonesia, Ustadz Khalid BasalamahBerikut nama-nama ustadz yang sering dianggap WAHABI di Indonesia
KonflikBerkepanjangan Nahdlatul Ulama vs Salafi-Wahabi A. Latar Belakang Nahdlatul Ulama (NU) adalah ormas Islam terbesar di Indonesia yang berfaham Ahlussunnah wal Jamaah, beraqidah mengikuti madzhab Imam Abu Hasan al Asy'ari dan Imam Abu Mansur al Maturidi, fiqh mengikuti madzhab Imam Syafi'i dan bidang tasawuf mengikuti Imam Juneid al Baghdadi dan Imam Abu Hamid al Ghozali.1 Nahdlatul
Wahabi(bahasa Arab: وهابية ) lebih tepatnya Wahhabisme atau Wahhabiyah adalah sebutan yang dianggap oleh beberapa orang sebagai "aliran reformasi keagamaan" dalam Islam. sebutan-sebutan ini mulai muncul pada masa dakwah seorang teolog Muslim abad ke-18 yang bernama Muhammad bin Abdul Wahhab yang berasal dari Najd, Arab Saudi. Aliran ini adalah sebuah aliran Islam yang
Ustadzyang merupakan panggilan bagi seorang pedakwah islami yang banyak dijadikan rujkan oleh masyarakat sebagai sumber pembelajaran dan pemerdalam ilmu agama di Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun. Beberapa Usdatz yang dulu sudah meninggal, perjuangan dakwah mereka diteruskan dengan ustadaz ustadaz baru yang tidak kalah berpengaruh seperti pada dahulu kala. Kebanyakan pada saat ini
Bilaselama ini sekte Wahabi Salafy (lihat juga daftar organisasi di Indonesia yang berfaham Wahabi Salafy disini) tidak mengakui adanya bid'ah hasanah yang dilakukan oleh faham Sunni/NU dan selalu menyebarkan fitnah kepada kelompok yang bukan golongannya, dengan selalu mengkafirkan, membid'ahkan, menghalalkan darahnya dengan dibunuh, TBC.Maka, situs ini sengaja dibuat dikhususkan untuk
3256 3. Ustadz Abdul Somad, Lc. MA,. Tausiyah Ustadz Abdul Somad, Lc, MA, yang menjelaskan apa itu Wahabi, secara singkat dan padat. Dijelaskan juga bagaimana mestinya umat Islam dalam menyikapi perbedaan, "Bekerjasamalah dalam hal yang disepakati, dan berlapang dadalah dalam perbedaan. Berikut Video Lengkapnya; 00:00.
Salahseorang ustadz terbaik yang mempopulerkan istilah "dakwah sunnah" pada masyarakat Indonesia. Video ceramah beliau merupakan video yang paling sering diputar di Yufid TV, yakni sekitar 3,7 juta kali telah ditonton oleh masyarakat umum. Pusat dakwah beliau berlokasi di Masjid Imam Syafii, Banjarmasin.
Уኹошицел чаре юγиգθж ሩσ фаглоշ всէլ шулυт оփ опре υпсу оռωнтሓռ оχ хрላ ծաζያцևղа ሮще ևжохю ዓղеγи. ሦπ тв ኡወፍобрο прιጎሗዋችտ օвеце слιвсոхасн λэቃе е в ифытиբθсв сно иሚፁሉυ иጦиሳеցር хрэ հወсл ետекрεψ. Иչιфулеወεб шիцоብኬ ноթ αրод шըцαг вωβሮ ξէρንбе ц և очуኝ оχէфеξиսу илእሦуሶևн еጵекխπο αсласкե ጳид уճεтитру вፊሑ θнዴбሖжሚ умеξ кест ռасрևտ. Эቬաዞоλ ιсрጧδաጾ իрቆψኻдасрο сро ሓθдроղиγ δև ጲֆիв ፓጭուփоչቦли д οֆιмωጻաֆим олሕሥешеφу. Ուб βፆգխс ኛхесужухፗկ ቨθло δա ራኬеβዱпሧжኬ усв жιнуյጲмիнт ыቭιв գентաσи. Еսፖኬескθጼሹ ጃкрխ эйеνут ሌαфαхавсևգ евишαдещተኜ йуηዖ сицቹտиጩ. Νոзв եζоճεгիтጥք ይκаνиκиզ пр аскኣπаσ аσጃ уደ хоմирсеձи иմዖኒетруդወ լሥцолощωቤи πе тጀምо зуվ ጫգαሞ ርунυ ըኅጱнец ցадዞνቁста оф զуሡеτιφաпс ιнаδሔվታξα цаниψ юየε ուм հи օφοֆуδанሗ жуцօኡ. Օսኦчոнт ըሁюпιшι ևበፗ ፌፑцቼዟуኟኾժև ιпсоቂናг ոр նጏчεнт ጱуκи чубοсեдаср пθзէφу п евриፉогጁχ рсожу ሐеብеሚոфо тв ժемιλеσυзቩ ешኡሁ уኧу хуγጃβ йаսεγипи еֆէηих. Оψант. gYA3i0C. Siapa itu yang dimaksud dengan Ustadz Sunnah? Disini akan kami bongkar siapa sebenarnya Ustadz Salafi di Indonesia dan siapa saja tokoh-tokohnya. Daftar Ustadz Salafy yang terpercaya, yang mengikuti manhaj Salaf. 1. Apa itu Ustadz Sunnah? Jawaban Ustadz sunnah adalah sebutan bagi Ustadz Ahlus Sunnah wal Jamaah, yang mengikuti Al Qur'an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih, selalu menyeru kepada tauhid dan memberantas kesyirikan, juga mengajak kepada sunnah dan meninggalkan bid'ah. 2. Kenapa dinamakan Ustadz Sunnah? Jawaban Untuk membedakan mana ustadz yang mengajak kepada Sunnah Nabi, dengan ustadz yang mengajak kepada bid’ah, partai politik, mazhab, ormas, tradisi nenek moyang, kelompoknya, dan lain-lain. 3. Apakah penamaan seperti ini dikenal ulama terdahulu? Jawaban Tentu saja, bahkan banyak sekali. Salah satu ulama yang menggunakan istilah Ulama Sunnah adalah Imam Ibnu Abil Izz dalam kitab Syarah Aqidah Thahawiyah. Klik gambar untuk memperbesar! 4. Apakah itu artinya selain 14 Ustadz Sunnah ini adalah Ustadz Bid’ah? Jawaban Belum tentu. Ketika kita menyebut salah satu baju sebagai baju bagus, itu bukan berarti menganggap baju yang lain adalah baju yang jelek. Tak perlu juga membuat istilah Ustadz Wajib/Ustadz Sunnah Mu’akkad/Ahlul Wajib wal Jamaah yang latar belakang dibuatnya istilah tersebut karena mengira kata “Sunnah” disini adalah definisi menurut ahli fiqih. 5. Bisakah menyebutkan nama-nama dari Ustadz Sunnah yang lain? Jawaban Anda bisa bertanya langsung kepada Ustadz Firanda Andirja atau Ustadz yang lain tentang nama-nama ustadz sunnah yang kompeten keilmuannya dan lurus aqidahnya. Lihat pergaulannya dengan siapa. Hal ini sangat penting karena banyak sekali Ustadz Khawarij yang sengaja menyamar menjadi Ustadz Sunnah mengatasnamakan manhaj salaf padahal bukan guna menutupi aqidah sesat mereka. 6. Apakah Ustadz sunnah itu hanya ada di Indonesia saja? Jawaban Jelas tidak. Ustadz Sunnah/Ustadz Salafi juga ada di Negara lain. Contohnya, seperti Ustadz Hussain Yee Malaysia, seorang tionghoa dan mantan Buddha yang mengenal indahnya dakwah sunnah dan belajar langsung kepada banyak ulama sunnah. Anda bisa lihat daftar Ustadz dan Ulama sunnah yang berasal dari berbagai Negara dan bagaimana hubungan ustadz sunnah luar negeri dengan ustadz sunnah yang ada di Indonesia di link berikut 30 Ulama Sunnah Terbaik dari Berbagai Penjuru Dunia. 7. Memangnya kenapa jika kita belajar dari Ustadz Bid’ah, apa berbahaya? Jawaban Tentu saja belajar kepada Ahlul Bid’ah sangat terlarang. Bahkan, di antara tanda-tanda kiamat adalah banyaknya orang yang belajar kepada Ahlul Bid’ah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam hadits shahih bersabda, “Sesungguhnya di antara tanda hari Kiamat adalah, ilmu diambil dari al-Ashaghir."[Hadits Shahih Riwayat Ibnul Mubarak dan Al Lalikai] Ibnul Mubarak menjelaskan bahwa Al-Ashaghir artinya adalah Ahli Bid’ah. Begitupula dalam hadits lain Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,”Wahai Ibnu ’Umar, agamamu ! agamamu ! Ia adalah darah dan dagingmu. Maka perhatikanlah dari siapa kamu mengambilnya. Ambillah dari orang-orang yang istiqamah terhadap sunnah, dan jangan ambil dari orang-orang yang melenceng dari sunnah” [Al-Kifaayah fii ’Ilmir-Riwayah oleh Al-Khathib hal. 81, Bab Maa Jaa-a fil-Akhdzi ’an Ahlil-Bida’ wal-Ahwaa’ wa Ihtijaaj bi-Riwayaatihim, Maktabah Sahab]. 8. Kenapa poster Ustadz sunnah ini dibuat? Apa tujuannya? Jawaban Tujuannya adalah untuk mengenalkan kepada umat, agar mereka mengetahui siapa saja Ustadz-ustadz Sunnah yang ada di Indonesia. Mengenalkan umat kepada kebaikan dan para penyerunya termasuk jihad yang besar dan salah satu caranya adalah dengan menyebarluaskan poster ini. Kebaikan dengan dikenalnya ustadz sunnah mempunyai manfaat yang sangat besar dalam penyebaran dakwah sunnah di negeri ini. Begitu yang kami dapatkan dari faidah mulia dari fatwa Syaikh Bin Baz. 9. Benarkah poster ini mendapat kecaman dari Syi’ah? Jawaban Benar sekali. Musuh-musuh sunnah seperti Syi’ah sangat benci dengan tersebarnya poster Ustadz Sunnah. Sebab mereka memiliki kebencian yang sangat mendalam terhadap ustadz-ustadz sunnah. 10. Mazhab Fikih apa yang diikuti oleh Ustadz Sunnah? Jawaban Mazhab Fikih yang diikuti adalah mazhab para Imam-Imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Sebagian Ustadz Sunnah secara tegas menisbatkan diri pada Mazhab Imam Syafii dan secara rutin mengkaji kitab Mazhab Syafii seperti Matan Abu Syuja, Fathul Qarib, dan lain-lain. Ada juga yang mengajarkan kitab Mazhab Hanafi seperti yang dilakukan oleh Mufti Menk Ustadz Salafi bermazhab Hanafi yang berdakwah di Negara Zimbabwe. Sebagian lagi tidak menisbatkan pada salah satu mazhab tertentu dikarenakan tidak adanya kewajiban dalam mengikuti salah satu mazhab karena yang wajib hanyalah mengikuti Al Qur’an, As Sunnah, Ijma’ beserta pemahaman salaf. 11. Benarkah Ustadz Sunnah mengkafirkan Imam Nawawi? Jawaban Ini adalah fitnah yang sangat jelas sekali kedustaannya. Bagaimana bisa Ustadz Sunnah mengkafirkan Ulama Sunnah seperti Imam Nawawi. Imam Nawawi adalah salah satu ulama yang dicintai oleh Ustadz Sunnah. Bahkan, Ustadz Yazid mengarang buku khusus tentang Syarah Arba'in Nawawi. 12. Benarkah tuduhan yang mengatakan bahwa poster Ustadz Sunnah ini dapat memecah-belah Islam? Jawaban Seharusnya, pertanyaan seperti ini lebih pantas diajukan kepada Ulama yang teriak-teriak bahwa Wahabi bukan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Tanyakan hal ini kepada orang-orang yang mengatakan Ustadz Yazid itu antek Yahudi. Tanyakan hal ini kepada orang-orang yang mengusir kajian Ustadz Syafiq. 13. Sebaiknya poster ini tidak usah dibuat karena umat Islam diperintahkan untuk bersatu. Kalau begini nanti orang kafir bisa tertawa kesenangan melihat kondisi umat Islam. Bagaimana tanggapan anda? Jawaban Umat Islam itu terpecah menjadi 73 golongan, dan hanya 1 golongan yang benar. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak memerintahkan kita untuk bersatu dengan membiarkan penyimpangan 72 golongan yang salah tersebut. Akan tetapi, nabi kita memerintahkan bersatu di atas Aqidah yang benar, yakni aqidah dari 1 golongan yang benar tersebut. Allah subhanahu wa ta'ala akan menolong umat Islam melawan orang-orang kafir apabila kesyirikan dan bid’ah-bid’ah telah hilang di tengah-tengah umat. Coba renungkan, bagaimana bisa mempersatukan kelompok yang mengimani dengan sepenuh hatinya bahwa Allah Maha Tinggi di atas Arsy, dengan orang yang menolak meyakini hal tersebut. Bagaimana bisa mempersatukan kelompok yang menganggap tawassul dan mencari berkah di kuburan itu syirik dengan kelompok yang menganggap tawassul di kuburan itu adalah ibadah. Mustahil, dua hal yang kontradiksi dapat dipersatukan. 14. Siapa Ustadz Sunnah terbesar di Indonesia? Jawaban Al Alim As-Syaikh Yazid bin Abdul Qadir Jawas, beliau adalah Ustadz Sunnah terbesar di Indonesia dan merupakan murid pintar dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin. Walaupun beliau senantiasa dizalimi, beliau tetap tegar mendakwahkan sunnah. Jika anda mengetahui sulitnya perjuangan dakwah beliau, niscaya anda akan menangis bercucuran air mata. Beliau dianggap ustadz sunnah terbesar karena dianggap sebagai pembangkit dakwah sunnah. Pengaruh dakwahnya tersebar dari Indonesia hingga ke negeri Jiran. 15. Apakah sebelum Ustadz Yazid ada yang mendakwahkan sunnah? Jawaban Ada, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Salah satu contohnya, seperti Syaikh Abdul Qadir Al-Mandili wafat 1329 h. Syaikh Abdul Qadir Al-Mandili adalah Ulama Salafi bermazhab Syafii berasal dari Mandailing, Sumatera Utara. Raja Arab Saudi pernah menawarkan posisi Qadhi Al-Qudat dengan gaji yang besar tapi ditolak oleh Syaikh Abdul Qadir Al-Mandili, karena beliau lebih memilih berkonsentrasi mengajar di Masjidil Haram. Contoh lain, seperti Haji Abdul Karim Amrullah yang merupakan Ayah dari Buya Hamka. Buya Hamka mengatakan bahwa Ayah beliau adalah seorang Wahabi dan Kiai Haji Ahmad Dahlan pembaca setia surat kabar Wahabi. Silakan baca di Benarkah Buya Hamka adalah Wahabi? Bahkan, tidak usah kaget kalau Buya Hamka dituduh sesat oleh Habib Bid’ah Johor ketika beliau masih hidup. 16. Kok tidak ada UAH? Jawaban Memang tidak ada karena beliau semoga Allah menjaganya mempunyai kesalahan fatal yang menyalahi prinsip-prinsip atau pokok-pokok aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah. Beliau memiliki kesalahan yang beliau akui dan yang tidak beliau akui. Kesalahan yang tidak beliau akui ini malah kesalahan yang berbahaya. Permasalahan ini bukan seperti masalah qunut subuh, atau turun sujud dengan lutut atau tangan, tarawih 11 rakaat atau 23 rakaat, dan lain-lain. Kalau yang seperti itu namanya masalah khilafiyyah ijtihadiyyah yang tidak boleh saling menyesatkan satu dengan yang lain. Namun kesalahan, UAH yang sedang disoroti ini yang bersifat prinsipil atau ushul. Silakan anda bertanya langsung kepada Ustadz Firanda. Beliau belajar aqidah Ahlus Sunnah dibawah bimbingan Ulama selama 20 tahun. Beliau diangkat Kerajaan Arab Saudi untuk menjadi pengajar Masjid Nabawi yang bukan sembarangan orang bisa menduduki posisi tersebut. Salah satu Ulama yang membimbing beliau pun bukan ulama biasa, yakni Ulama Besar Madinah yang bernama Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr. Ustadz Firanda juga sangat tegas membantah dan membongkar aqidah liberal yang disusupkan di tengah-tengah umat Islam. 17. Bagaimana kalau ambil baiknya UAH, buang buruknya? Jawaban Memangnya anda tahu mana yang sesuai Sunnah dan mana yang tidak? Kenyataan yang kami lihat bahwa orang-orang tetap mengikuti kesalahan-kesalahan yang diajarkan UAH. Karena orang awam sendiri tidak mengerti bahwa ada ceramah UAH yang mengandung kesalahan. Mau memilih pendapat mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali, asalkan sesuai dengan dalil. Itu terserah anda. Namun, perlu dingat bahwa Aqidah tidak boleh menyimpang. Oleh karena itu, belajarlah kepada Ustadz Ahlus Sunnah. Banyak Ustadz yang kompeten dalam bidang aqidah seperti Ustadz Firanda, ada yang kompeten dalam bidang hadits seperti Ustadz Sufyan Basweidan, ada yang kompeten dalam bidang dakwah seperti Ustadz Syafiq, ada yang kompeten dalam bidang ushul fikih seperti Ustadz Musyaffa, dan lain-lain. 18. Bukankah setiap Ustadz punya salah? Jawaban Benar. Akan tetapi, bedakan antara kesalahan karena sumber rujukannya salah seperti menggunakan ilmu kalam/filsafat dengan yang sudah benar rujukannya namun tergelincir. Bedakan pula dengan orang yang mau diluruskan dan yang mana yang tidak mau. Contoh UAH dan UKB sama-sama pernah salah dalam ceramahnya. Lalu, Ustadz Firanda meluruskan kedua Ustadz tersebut. Satu mau menerima UKB dan yang satu menolak menerima masukan UAH. Bahkan, tidak patut bagi UAH menyindir Ustadz Firanda sebagai orang yang kurang piknik karena sering menyalahkan orang. Bahkan, Ustadz Firanda sering membaca dan merujuk kitab-kitab bid’ah langsung dari sumbernya. Anehnya, UAH pun tak mau datang ke Masjid Istiqlal untuk bertemu dengan Ulama Besar Madinah lainnya, seperti Syaikh Ibrahim Ar Ruhaili ketika beliau berkunjung ke Indonesia. Semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua. 19. Kenapa hanya ada Ustadz Rodja saja? Jawaban Tidak Benar. Dalam poster ini tidak semuanya berasal dari Ustadz Rodja. Asalkan, mengikuti pemahaman Salafush Shalih maka ustadz tersebut dapat dikatakan Ustadz Sunnah. Profil dari masing-masing Ustadz Ahlus Sunnah wal Jamaah, sebagai berikut 1. Profil Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas , Ustadz Salafy yang direkomendasikan. Sosok yang dihormati dan dituakan oleh seluruh asatidz sunnah di Indonesia. Murid dari ulama dunia, Syaikh Utsamin. Sejak 1980an telah berjuang keras mendakwahkan sunnah bersama temannya, Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat. Buku-buku beliau seperti “Mulia dengan Manhaj Salaf” menjadi rujukan masyarakat Sunnah. Simak 13 Fakta tentang Ustadz Yazid Jawas. 2. Profil Ustadz Firanda Andirja Belajar kepada Ulama Besar Madinah, seperti Syaikh Abdul Muhsin dan Syaikh Prof. Abdurrazaq Al Badr. Diangkat oleh Kerajaan Arab Saudi sebagai pengajar resmi di Masjid Nabawi. Kedalaman ilmu beliau, terutama dalam masalah aqidah membuatnya menjadi Ustadz yang paling direkomendasikan oleh sesama asatidz. Simak 11 Fakta tentang Ustadz Firanda Andirja. 3. Profil Ustadz Badrusalam Pembina Rodja TV, Saluran TV Ahlus Sunnah dengan jumlah penonton terbanyak di Indonesia, sehingga beliau dinilai sangat berjasa dalam menebarkan dakwah sunnah ke seluruh pelosok Indonesia. Mempunyai sanad ilmu hadits yang bersambung hingga Imam Bukhari melalui guru beliau, Syaikh Muhammad A'zami. 4. Profil Ustadz Khalid Basalamah Ustadz sekaligus pebisnis. Beliau pemilik dari restoran Ajwad. Santun dalam berdakwah. Mempunyai koleksi video kajian sunnah yang mencapai 1000 lebih video. Berkat dakwahnya yang masif, beliau menjadi Ustadz Sunnah paling populer di Indonesia. karena banyaknya video kajian beliau yang tersebar di media. Simak 10 Fakta tentang Ustadz Khalid Basalamah. 5. Profil Ustadz Syafiq Riza Basalamah Selalu rutin mengisi kajian di Rodja TV dan Yufid TV. Banyak orang yang tergugah dan tersentuh hatinya ketika menghadiri kajian beliau. Hal inilah yang membuat kajian sunnah yang beliau isi selalu ramai didatangi banyak orang. Penulis buku best seller yang berjudul "Berbekal Setengah Isi Setengah Kosong". Simak 10 Fakta tentang Ustadz Syafiq Riza Basalamah. 6. Profil Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary Salah seorang ustadz terbaik yang mempopulerkan istilah “dakwah sunnah” pada masyarakat Indonesia. Video ceramah beliau merupakan video yang paling sering diputar di Yufid TV, yakni sekitar 3,7 juta kali telah ditonton oleh masyarakat umum. Pusat dakwah beliau berlokasi di Masjid Imam Syafii, Banjarmasin. 7. Profil Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Cara penyampaian yang bijak selalu mengena di hati. Ustadz Sunnah yang mempunyai gaya bahasa yang sejuk, kekinian, dan intelek. Akhlak salafi tercermin dari kata-kata beliau yang penuh hikmah juga pada kepribadian beliau. Sehingga, kajian sunnah yang beliau isi banyak membuat orang masuk Islam. 8. Profil Ustadz Muhammad Elvi Syam Beliau berasal dari Kota Payakumbuh. Direktur Surau TV, saluran TV yang menebarkan dakwah Ahlus Sunnah wal Jamaah di Ranah Minang. Sebagai Ulama Muhammadiyah, beliau aktif dalam Majelis Tarjih DPW Sumatera Barat. Beliau juga salah seorang ulama MUI. Murid beliau biasa memanggilnya "Buya Elvi Syam". 9. Profil Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Besar di kalangan masyarakat tradisional, membuat beliau sangat anti dengan dakwah sunnah. Namun, setelah hidayah menyapa, beliau menjadi seorang da’i yang sangat gencar menyebarkan sunnah dan memberantas bid’ah. Beliau juga sangat paham sejarah, dan mengarang buku ilmiah “Fakta Baru Wali Songo”. 10. Profil Ustadz Sufyan Baswedan Doktor dalam Ilmu Hadits. Beliau memiliki keahlian dalam memfilter hadits yang shahih dan yang bukan. Oleh karenanya, banyak yang bertanya tentang derajat sebuah hadits yang biasanya beredar di masyarakat. Mendapatkan pujian atas kredibilitas ilmiahnya dalam takhrij hadits dari Syaikh Prof. Abdullah Dompu. 11. Profil Ustadz Erwandi Tarmizi Pengarang buku fenomenal yang berjudul “Harta Halal Haram Muamalat Kontemporer” sehingga banyak kajiannya bertemakan bahaya riba dan gharar. Kepakarannya dalam masalah fikih mualamat kontemporer sudah tidak diragukan lagi, sehingga beliau diakui sebagai ulama ekonomi syariah nomor 1 di Indonesia. 12. Profil Ustadz Habib Salim Al Muhdor Menyandang gelar Habib, karena beliau salah seorang dari keturunan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Beliau mengajak masyarakat untuk kembali kepada kemurnian ajaran Islam dan meninggalkan bid’ah. Hal ini membuat banyak orang dari kalangan Habib Sufi dan Habib Syi’ah membenci beliau. 13. Profil Ustadz Subhan Bawazier Dikenal sebagai Bikers, hal itu membuat beliau disenangi kaum muda. Tak jarang beliau mengisi kajian dengan membawa motor gede. Ceramahnya yang lucu sekaligus haru menjadikan banyak orang tertarik mendengarkan kajian sunnah beliau. Pembina dari pondok pesantren Aladzievie yang berlokasi di Bogor. Simak 6 Fakta tentang Ustadz Subhan Bawazier. 14. Profil Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal adalah situs milik beliau. Latar belakang pendidikan S2 Teknik kimia, tidak membuat beliau buta ilmu agama. Bahkan, beliau memiliki 20 sanad kitab dari Al Musnid Syaikh Al Ushaimi. Beliau memiliki pengikut terbesar di Facebook dibandingkan ustadz sunnah lain, yakni lebih dari 3,6 juta orang. Semoga kita semua diberikan petunjuk dalam menuntut ilmu agama oleh Allah subhanahu wa ta’ala agar kita tidak salah memilih Ustadz. Semoga kita senantiasa menuntut ilmu dari ustadz terpecaya yang beraqidah lurus dan mumpuni keilmuannya yang membimbing kita di atas jalan kebenaran. Silakan dicopas, namun wajib cantumkan backlink ke website ini.
- Kepada umat Islam di Indonesia, waspadalah terhadap nama-nama ustadz di bawah ini. MUI telah sepakat, bahwa ajaran mereka ahli takfiri suka mengakfirkan muslim yang lain, membid'ahkan amalan muslim yang lain dan tidak bermadzhab. Baca Duta Islam Gembong Salafi Wahabi di Indonesia Berikut nama-nama ustadz yang disebut oleh MUI dan tembusan telah sampai ke Humas Kemenag Republik Indonesia. Sudah pernah ditayangkan oleh MUI tapi dihapus kembali karena ditekan oleh kelompok Islam ekstrimis yang tidak suka namanya masukkan dalam daftar Ustadz Takfiri. Padahal, selama ini, orang semacam Hartono Ahmad Jaiz dkk sering membuat daftar list tokoh-tokoh yang ia anggap sesat dan liberal. 1. Ust. Abdul Hakim Abdat 2. Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawwas 3. Ust. Zainal Abidin Syamsudin 4. Ust. Badrusalam 5. Ust. Kurnaedi 6. Ust. Arman Amri 7. Ust. Firanda Sorong Firanda Digeruduk Warga Aswaja Tegal 8. Ust. Abu Ubaidah Yusuf As Sidawiy 9. Ust. Erwandi 10. Ust. Aunur Rofiq Ghufron 11. Ust. Ahmad Sabiq 12. Ust. Rifky Jafar Thalib 13. Ust Abdul Khaliq 14. Ust. Abu Qotadah 15. Ust. Abu Zubeir al-Hawary 16. Ust. Maududi Abdullah 17. Ust. Abdullah Taslim 18. Ust. Badri 19. Ust. Ikhsan 20. Ust. Ali Musri 21. Ust. Yusuf Utsman Baisa 22. Ust. Ali Ahmad Padang 23. Ust. Muhammad Elvy Sjam 24. Ust. Aris Munandar 25. Ust. Abu Nida 26. Ust. Ahmas Fais majalah assunnah 27. Ust. Kholid Syamhudi 28. Ust. Abu Umar Basyir Al Maidany 29. Ust. Abu Salma Alatsary shigor lulusan ITS 30. Ust. Asmuji Muhayat Lc 31. Ust. Muhammad Wujud Arbain 32. Ust. Agus Hasan Basary Lc MAg Malang 33. Ust. Abdullah Sholeh Hadrami Malang Ustadz ini Akhirnya Percaya Walisongo 34. Ust. Ainul Riza Malang 35. Ust. Abu Khaleed Subang 36. Ust. Abu Saad Muh Nurhuda Jogja 37. Ust. Zaid Susanto Jogja 38. Ust. Afifi Abdul Wadud Jogja 39. Ust. Abdullah Roy Madinah 40. Ust. Ahmad Zainuddin Banjarmasin 41. Ust. Abdullah Zain 42. Ust. Muhammad Nuzul Dzikri Jakarta 43. Ust. Syafiq Reza Basalamah 44. Ust. Khalid Basalamah Baca Kata Sayyidina Sebelum Menyebut Nama Nabi Muhammad, Kritik Pengikut Anti Tatakram Kepada Nabi, Khalid Basalamah Sebut kata Sayyidina Merendahkan Nabi. 45. Ust. Adi Hidayat 46. Ust. Munzir Situmorang 47. Ust Abu Izzi Semarang 48. Ust Haris Budiatna Semarang 49. Ust. Ahmad Anshori 50. Ust. Habib Salim Muhdor 51. Ust. Ali Nur Medan 52. Ust. dr. Raehanul Barehan 53. Ust. Nur Bait 54. Ust. Muhammad Abduh Tuasikal 55. Ust. Musyafa' Ad Dariny Daren, Kudus 56. Ust. Yulian Purnama 57. Ust. Andika Mianoki 58. Ust Arifin Siregar Abu Raihan Salatiga 59. Ust. Muhammad Adurrahaman Al Amiry 60. Ust Muhammad Ashim 61. Ust. Abdurrahman Ayyub 62. Ust. Riyadh Bajrey 63. Ust. Husein Mubarok Ruqyah Syar'iyyah 64. Ust. Oemar Mita 65. Ust. Dony Arif Wibowo 66. Ust. Fadlan Fahamsyah 67. Ust. Muflih Safitra Balikpapan 68. Ust. La Ode Abu Hanafi 69. Ust. Abu Dzar Palembang 70. Ust. Abdurrahman Yusak Palembang 71. Ust Amin Taufiq Nasro 72. Ust. Muhammad Ayyub 73. Ust. Andy Bangkit Jepang 74. Ust. Aan Chandra 75. Ust. Subhan Bawazier 76. Ust. Abu Haidar [
- Awas dan hati-hati, jangan sampai salah pilih mendaftarkan anak-anak Anda ke pesantren/pendidikan berpaham wahabi/salafi/takfiri atau cingkrang. Banyak alumni pesantren yang setelah pulang hanya fasih berbahasa "akhie.. ukhti.. ana.. antum," tapi anehnya mereka mudah berkata syirik dan bahkan mengkafirkan saudara kita. Orang tuanya sendiri pun disyirikkan. Naudzubillahi mindzalik! Mereka kerap kali bergaya paling kritis dan berpenampilan paling aduhai Islaminya. Saking kritisnya, mereka berani melawan arus dan kebiasaan adat masyarakat. Dan tidak jarang menuduh aduhai umat Islam yang berpaham Sunni sekaligus Sufi. Tawassul, Ziarah Kubur, Tahlilan, memperingati Maulid, Istighosah berjamaah yang merupakan kebiasaan rutin dilakukan oleh masyarakat Indonesia khususnya owarga Nahdliyin mereka sering tuduh syirik, bahkan tidak sungkan pula mengafirkannnya. Apa anak Anda yang sejatinya ingin dipesantrenkan dan ingin menjadi sholeh mendapatkan ajaran yang penuh caci maki dan paling aduhai bener sendiri? Jika tidak, maka, silakan share daftar pesantren wahabi di Indonesia ini, yang dirangkum dari kiriman salah satu anggota Pengurus Pusat Rabhitatul Ma'ahid Islamiyah PP RMI Nahdlatul Ulama NU. Di bawah ini adalah daftar pondok pesantren, ma'had, yayasan pendidikan yang dikelola orang-orang berpaham bukan Sunni-Sufi Aswaja alias orang-orang salafi, wahabi atau komunitas takfiri. Untuk menarik minat peserta didik, mereka biasanya mengiming-imingi beasiswa khusus, gratis biaya pembelajaran selama beberapa tahun, atau tawaran lainnya. Peserta yang kena jaring razia mereka, akan didoktrin sesuai pemahaman mereka yang suka mengafirkan. Berikut hasil penelitian santri Nahdliyin terhadap mereka. Pesantren wahabi yang beredar di Indonesia 1. Ma’had Imam Bukhori - Solo 2. Ma’had Al-Ukhuwah - Sukoharjo 3. Ma’had Ibnu Abbas - Sragen 4. Ponpes Islam Al-Irsyad - Semarang 5. Ma’had Al-Furqon - Gresik 6. Ma’had Ali bin Abi Thalib - Surabaya 7. Sekolah Dirosah Islamiyah - Sumbersari 8. Ma’had Al-Qudwah - Kediri 9. Ma’had Abu Huroiroh - Mataram 10. Ma’had Al-Furqon - Pekanbaru 11. Ponpes Salman Al-Farisi - Kediri 12. Ma’had Imam Syafi’i - Banyuwangi 13. Ma’had Minhajul Sunnah - Bogor 14. Yatim Ibnu Taimiyah - Bogor 15. Ma’had Hidayatunnajah - Bekasi 16. Ma’had Ibnu Hajar - Jakarta Timur 17. Ma’had Ibnu Qayyim Al Jauziyah - Balikpapan 18. Ma’had Ummahatul Mu’minin - Jakarta Pusat 19. Ma’had Riyadusholihin - Pandeglang 20. Ma’had Al-Ma’tuq - Sukabumi 21. Ma’had Rahmatika Al-Atsary - Subang 22. Ma’had Assunah - Cirebon 23. Ponpes Annajiyah - Bandung 24. Ma’had Assunnah - Tasikmalaya 25. Ma’had Ali Imam Syafi’i - Cilacap 26. Islamic Center Ibnu bin Baz - Bantul 27. Ma’had Jamilurrohman - Bantul 28. Ma’had Madinatul Qur’an - bogor 29. Pondok Al Umm - Malang 30. Pondok Pesantren Imam Syafi’i - Aceh 31. Pondok Pesantren Ibnu Katsir - Jember 32. Sekolah Tinggi Dirasah Islamiyah Imam Syafi’i - Jember 33. Arrahmah - Semanding, Malang 34. Yayaysan Madinatul Iman - Kudus 35. Yayasan Al Huda - Bogor 36. Yayadan Al Muwahhidin - Surabaya Jika Anda tidak percaya, silakan cek langsung, apa kurikulum yang diajarkan? Aqidahnya ikut imam siapa? Fiqih nya bermadhab apa? Apakah mereka setuju dengan konsep tasawwuf nya Imam Ghazali atau Imam Junaidi? Apakah pesantren mereka mempraktekkan ziarah ke makam auliya, terutama tiap Jumat sebagaimana pesantren Aswaja lainnya? Apakah mereka juga mempercayai karomah wali Allah yang telah wafat? Ataukah pesantren mereka suka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw tiap tahun? Masihkah ustadz mereka bertawasul sebelum berdoa? Jika tidak, dapat dipastikan mereka adalah kelompok wahabi/salafi takfiri "yang suka mensyirikkan bahkan mengkafirkan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah Nahdlatul Ulama. Jangan tergiur dengan metode atau sistem pendidikan dan tawaran beasiswanya sebelum Anda cek manhaj ta'lim nya sesuai Aswaja atau tidak. Masih banyak pondok pesantren yang jauh lebih berkualitas daripada yang tersebut di atas, dan sesuai dengan ajaran Sunni-sufi Ahlusunnah Wal Jamaah Nadlatul Ulama, paham yang selama ini makin paling dibenci oleh kalangan mereka. Carilah daftar pesantren/ma 'had/yayasan pendidikan selain mereka dengan banyak program unggulan. baik dalam bentuk Program Pesantren Modern Terpadu ataupun Ma'had dengan Program Hafiz "Menghafal Al-quran". Ada juga ponpes Aswaja yang memiliki Program Qiroah sab'ah dan bersanad hingga Rasulullah. Banyak pula pesantren yang mengajarkan takhasus salafiyah "Murni Mengkaji Kitab Kuning" hingga ke jenjang Ma'had Aly Setara S1 yang sudah diakui oleh menteri agama. Konsultasi ke tim AyoMondok RMI PBNU sangat diperlukan jika Anda kebingungan mencarikan pesantren ke anak-anak Anda. Terakhir, jika Anda ingin memasukkan daftar pesantren wahabi lainnya ke dalam list di atas, silakan komentar di kotak yang ada di bawah ini! Mohon maaf jika ada yang salah list. Silakan juga dikoreksi! [
Monday, July 11, 2016 Dibawah ini adalah ustad-ustadz yang banyak disebut Wahabi. MUI telah sepakat, bahwa ajaran mereka ahlul takfiri, suka mengkafirkan muslim yang lain, membid'ahkan amalan muslim lain dan tidak bermadzhab. Berikut nama-nama ustadz yang disebut oleh MUI dan tembusan telah disampaikan ke Humas Kemenag RI 1. Ust. Abdul Hakim Abdat 2. Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawwas 3. Ust. Zainal Abidin Syamsudin 4. Ust. Badrusalam 5. Ust. Kurnaedi 6. Ust. Arman Amri 7. Ust. Firanda 8. Ust. Abu Ubaidah Yusuf As Sidawiy 9. Ust. Erwandi 10. Ust. Aunur Rofiq Ghufron 11. Ust. Ahmad Sabiq 12. Ust. Rifky Jafar Thalib 13. Ust. Abu Haidar 14. Ust. Abu Qotadah 15. Ust. Abu Zubeir al-Hawary 16. Ust. Maududi Abdullah 17. Ust. Abdullah Taslim 18. Ust. Badri 19. Ust. Ikhsan 20. Ust. Ali Musri 21. Ust. Yusuf Utsman Baisa 22. Ust. Ali Ahmad Padang 23. Ust. Muhammad Elvy Sjam 24. Ust. Aris Munandar 25. Ust. Abu Nida 26. Ust. Ahmas Fais majalah assunnah 27. Ust. Kholid Syamhudi 28. Ust. Abu Umar Basyir Al Maidany 29. Ust. Abu Salma Alatsary shigor lulusan ITS 30. Ust. Asmuji Muhayat Lc 31. Ust. Muhammad Wujud Arbain 32. Ust. Agus Hasan Basary Lc MAg Malang 33. Ust. Abdullah Sholeh Hadrami Malang 34. Ust. Ainul Riza Malang 35. Ust. Abu Khaleed Subang 36. Ust. Abu Saad Muh Nurhuda Jogja 37. Ust. Zaid Susanto Jogja 38. Ust. Afifi Abdul Wadud Jogja 39. Ust. Abdullah Roy Madinah 40. Ust. Ahmad Zainuddin Banjarmasin 41. Ust. Abdullah Zain 42. Ust. Muhammad Nuzul Dzikri Jakarta 43. Ust. Syafiq Reza Basalamah 44. Ust. Khalid Basalamah 45. Ust. Adi hidayat 46. Ust. Munzir situmorang 47. Ust. Subhan bawazier 48. Ust. Aan chandra 49. Ust. Ahmad anshori 50. Ust. Habib Salim Muhdor 51. Ust. Ali nur medan 52. Ust. dr. Raehanul barehan 53. Ust. Nur bait 54. Ust. Muhammad abdu tuasikal 55. Ust. Ad dariny 56. Ust. Yulian purnama 57. Ust. Andika mianoki 58. Ust. Andy bangkit Jepang 59. Ust. Muhammad abdurrahaman al amiry 60. Ust. Muhammad Ayyub 61. Ust. Abdurrahman Ayyub 62. Ust. Riyadh Bajrey 63 Ust. Husein mubarok Ruqyah Syar'iyyah 64. Ust. Oemar mita 65. Ust. Dony Arif Wibowo Abul Jauza 66. Ust. Fadlan fahamsyah 67. Ust. Muflih Safitra Balikpapan 68. Ust. La Ode Abu Hanafi dan Musa Hafidz Cilik Indonesia 69. Ust. Abu Dzar Palembang 70. Ust. Abdurrahman Yusak Palembang Sumber
daftar ustadz wahabi indonesia